tugas tikom
Rabu, 09 April 2014
Senin, 31 Maret 2014
bencana alam yang ada di dunia
Tentunya bencana alam adalah sesuatu yang tidak bisa diramalkan manusia. Namun ternyata bukan hanya gempa bumi, masih banyak sekali bencana alam mengerikan yang bisa terjadi sewaktu-waktu di dunia ini.
1. Kebakaran
Tentunya bencana alam adalah sesuatu yang tidak bisa diramalkan manusia. Namun ternyata bukan hanya gempa bumi, masih banyak sekali bencana alam mengerikan yang bisa terjadi sewaktu-waktu di dunia ini.
Sambil terus mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Kuasa, kita
harus tetap berusaha sekuat tenaga untuk bertahan hidup ketika bencana
alam itu terjadi.
Salah satunya kebakaran hutan adalah bentuk kebakaran yang tidak
dapat terkendali dan seringkali terjadi di daerah hutan belantara.
Penyebab umum hal ini seperti petir, kecerobohan manusia, pembakaran,
letusan gunung berapi, maupun anomali awan.
Kebakaran hutan dapat menghasilkan serangan bara yang bila terbang di udara bebas bisa membakar apapun yang dilewati.
2. Kekeringan
Merupakan sebuah kondisi ketika suatu kawasan mengalami musim
kemarau dalam waktu yang lama dan mengakibatkan keadaan parah karena tak
ada pasokan air.
Umumnya terjadi di tempat dengan curah hujan sangat rendah
sehingga ekosistem di sana mati karena tak ada air. Dampak kekeringan
sangat luas dan berbagai penyakit timbul.
3. Gempa Bumi
Merupakan hasil pelepasan energi yang tiba-tiba di
dalam kerak bumi yang menciptakan gelombang seismik. Gempa bumi dicatat
dengan seismometer dengan alat yang disebut seismograf.
Gempa bumi dilaporkan dengan ukuran skala richter. JIka besar,
gempa bumi bisa menghancurkan apapun yang ada di atas tanah bahkan
membuatnya terbelah.
4. Tornado
Merupakan sebuah angin yang berputar dan berkumpul
dengan kecepatan luar biasa mencapai 50-300 mil/jam atau lebih tinggi
lagi. Jika terjadi di tanah maka pusaran angin ini berjalan dan
menghancurkan apapun yang dilewatinya termasuk bangunan.
Apabila terjadi di air, maka bisa menimbulkan pusaran air
mengerikan serta tak menutup kemungkinan ada petir yang ikut menyambar.
5. Gunung Meletus
Letusan gunung berapi adalah aktivitas gunung berapi aktif yang melepaskan gas beracun dan lava ke udara.
Jika mengerikan, maka letusan gunung berapi bisa mengeluarkan
sampai 1.000 kilometer kubik material. Bahkan salah satu yang mengerikan
keluar dari gunung berapi adalah pijaran api panas.
6. Salju Longsor
Merupakan sebuah gerakan geofisika yang berbahaya
melibatkan sebuah pergeseran salju dalam jumlah besar disertai bebatuan
yang meluncur menuruni gunung.
Salju Longsor adalah salah satu bahaya yang sering
terjadi di kawasan pegunungan saat musim dingin. Bayangkan saja saat
kamu asyik bermain ski tiba-tiba da salju yang longsor dan menutupi
seluruh pandanganmu.
7. Tsunami
Merupakan serangkaian gelombang mengerikan yang
diciptakan oleh air di laut. Gempa bumi menjadi salah satu penyebab
cepatnya tsunami terbentuk atau letusan gunung berapi dan juga
meteorit/komet yang meledak di dalam laut. Tsunami berbeda dengan
gelombang pasang.
Karena tsunami bisa mencapai ketinggian puluhan hingga ratusan
meter saat mencapai bibir pantai dan menyapu sekitarnya. Salah satu yang
diingat adalah tsunami Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004 dengan
total korban lebih dari 130 ribu orang.
8. Tanah Longsor
Merupakan bencana alam yang merupakan sebuah gerakan
yang membawa tanah termasuk batu dan pepohonan meluncur dari tempat
tinggi ke tempat rendah dengan membawa air dan menyapu apapun yang
dilewati, termasuk rumah.
Tanah longsor sering disebabkan oleh gempa bumi dan ketidakstabilan tanah.
9. Banjir
Merupakan limpahan air yang timbul karena wilayah
penampungnya sudah tak sanggup menampung. Hal ini bisa terjadi jika
hujan yang sangat deras menimpa suatu kawasan dengan resapan air rendah
atau juga karena sungai atau bendungan setempat sudah kelebihan volume.
Bahkan banjir yang sangat besar membutuhkan waktu lama untuk susut dan diresap oleh tanah.
10. Badai
Badai atau yang seringkali disebut siklon tropis adalah sebuah
fenomena alam menghancurkan yang terkadang sering muncul dari lautan.
Hal ini disebabkan karena air menguap dengan suhu tinggi bertemu
dengan udara bersuhu rendah yang menimbulkan badai. Efek Coriolis bahkan
bisa membuat badai itu berputar mencapai 74 mil/jam. Salah satu adalah
badai Katrina yang terkenal mematikan di benua Amerika.
Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Perkembangan peradaban manusia diiringi
dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya
dikenal dengan istilah teknologi informasi), mulai dari gambar-gambar
yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakan tonggak sejarah
dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang
dikenal dengan nama internet.
1. Masa Prasejarah
Pada zaman ini, teknologi informasi dan
komunikasi yang dilakukan oleh manusia berfungsi sebagai sistem untuk
pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk menggambarkan
informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya pada dinding-dinding
gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini, manusia mulai
mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan tempat
tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada dinding gua tempat
tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya berkisar pada
bentuk suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan.
Pada zaman prasejarah mulai diciptakan
dan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti
gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap
sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
a. 3000 SM
Untuk yang pertama kali, tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari piktografi
sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi
(penyebutan) yang berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan
bahasa.
b. 2900 SM
Pada 2900 SM, bangsa Mesir Kuno menggunakan huruf hieroglif.
Hieroglif merupakan bahasa simbol, dimana setiap ungkapan diwakili oleh
simbol yang berbeda. Jika simbol-simbol tersebut digabungkan menjadi
satu rangkaian, maka akan menghasilkan sebuah arti yang berbeda. Bentuk
tulisan dan bahasa hieroglif ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan
bangsa Sumeria.
c. 500 SM
Pada 500 SM, manusia sudah mengenal cara membuat serat dari pohon papyrus yang tumbuh di sekitar sungai Nil. Serat papyrus
dapat digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon
papyrus menjadi media untuk menulis atau media untuk menyampaikan
informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan
tanah liat yang sebelumnya juga digunakan sebagai media informasi.
d. 105 M
Pada masa ini, bangsa Cina berhasil
menemukan kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini
adalah kertas yang kita kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat
bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan
dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang
dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh
tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap.
2. Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)
a. Tahun 1455
Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann Gutenberg
mengembangkan mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang terbuat
dari besi dan dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
b. Tahun 1830
Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di dunia. Ia bekerja sama dengan Charles Babbage menggunakan mesin analytical
yang didesain sehingga mampu memasukkan data, mengolah data, dan
menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal
sebagai bentuk komputer digital yang pertama, walaupun cara kerjanya
lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital.
c. Tahun 1837
Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone.
Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang
ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal.
Namun sinyal-sinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya berada dalam
jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang diterima
menjadi terlalu lemah untuk direkam. Kemudian, Morse membangun peralatan
relai yang ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal.
Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima dan
mengirimnya kembali ke 32 km berikutnya. Relai terdiri dari sakelar yang
dioperasikan secara elektromagnetik. Sistem telegraf kemudian segera
digunakan untuk bisnis yang membutuhkan pengiriman pesan secara cepat
untuk jarak yang jauh, seperti surat kabar dan pesan untuk perjalanan
kereta api.
d. Tahun 1877
Pada 1877, Alexander Graham Bell
menciptakan dan mengembangkan telepon yang dipergunakan pertama kali
secara umum. Pada 1879, sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan
nomor yang menggantikan sistem pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah
operator yang tidak mengenal semua pelanggan. Sistem penomoran telepon
menggunakan huruf dan angka, dimana nomor telepon menggunakan sistem dua
huruf dan lima digit angka.
e. Tahun 1889
Pada 1889, Herman Hollerith menerapkan prinsip kartu perforasi
untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara
yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika
Serikat. Sensus yang dilakukan pada 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun
untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro
Sensus tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk
menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan kartu perforasi
untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut
secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan
menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu
enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu
tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan
perhitungan juga dapat ditekan secara drastis.
f. Tahun 1931
Pada 1931, Vannevar Bush
membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial.
Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang
selama ini dianggap rumit oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Mesin
tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang
dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.
g. Tahun 1939
Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff dan dibantu oleh Clifford Berry
berhasil menciptakan komputer elektronik digital pertama. Sejak saat
ini, komputer terus mengalami perkembangan sehingga menjadi semakin
canggih. Mengenai sejarah perkembangan komputer ini akan dijelaskan pada
bagian berikutnya.
h. Tahun 1973 – 1990
Pada masa ini, istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper tentang TCP/IP. Secara harfiah, internet (interconnected networking)
diartikan sebagai rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa
rangkaian. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada 1969
sebagai ARPANET yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET di antaranya adalah kaedah rangkaian tanpa pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada 1981, National Science Foundation mengembangkan backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.
Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar
protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari
Internet yang kita kenal sekarang. Kemudian pada 1986, IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat koordinasi di antara DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway. Pada 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.
i. Tahun 1991 – Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN
memungut bayaran dari para anggotanya untuk menanggulangi biaya
operasionalnya. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas internet dan
diperkenalkannya istilah World Wide Web (www) oleh CERN. Pada 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet).
Pada 1994, pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai
merambah ke dalam berbagai segi kehidupan manusia dan menjadi bagian
yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Pada 1995, perusahaan umum
mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di backbone.
Langkah ini memulai pengembangan teknologi informasi, khususnya
internet dan penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat
yang lebih canggih.
Langganan:
Komentar (Atom)









